Jumat, 11 Maret 2016

Yuk berlatih kesabaran! Dont complain!

Bismillah...
Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah, tetap jalani hidup ini, melakukan yang terbaik, Tuhan pasti kan menunjukkan, kebesaran dan kuasa-Nya, bagi hamba-Nya yang sabar, dan tak kenal putus asa (D’Masiv – Jangan Menyerah)
Adem banget deh kalau play lagunya D'Masiv yang satu ini. Liriknya mengingatkanku pentingnya sabar dan tidak mudah untuk mengeluh dan putus asa. Bahwa dengan melakukan hal yang terbaik dalam hidup, Insya Allah kesedihan tidak akan datang.

Pernah nggak sih kita mengeluh? Atau ngedumel? Hehe. Jujur deeh. Kalau aku sih pernah. Tapi kalau ingat itu adalah keluhan, langsung istighfar saja. Nggak baik kebanyakan mengeluh. Tapi kalau belum pernah mengeluh, aku doakan semoga kita terhindar dari sifat yang tidak terpuji ini. Amin.


Yuk berlatih kesabaran! Dont complain!, melatih kesabaran, artikel tentang kesabran, dmasiv jangan menyerah, jangan menyerah kawan, hidup adalah perjuangan, Ella Nurhayati, http://kataella.blogspot.com, menulis setiap hari


Baru saja aku membaca suatu kisah di salah satu ebook yang kupunya. Konon, ada seorang bernama Abu Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya.

"Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu, pasti ia menjaga hatinya dan selalu bahagia. Tidak pernah bersedih"

Tiba-tiba wanita itu mendengar ucapan Abu Hassan, lalu ia bertanya, "Apakah katamu hai saudaraku? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan duka cita dan luka hati, seseorang telah mengkhianatiku."

Abu Hassan bertanya, "Apa yang membuatmu bersedih?"

Wanita itu menjawab, "Aku mempunyai tiga orang anak, umur delapan bulan, tiga tahun dan enam tahun. Pada suatu hari ketika suamiku sedang menyembelih kambing kurban, tiba-tiba anakku yang besar berkata pada adiknya, "Hai adikku, maukah aku tunjukkan padamu bagaimana ayah menyembelih kambing?" Jawab adiknya, "Baiklah kalau begitu."

Lalu adiknya diminta berbaring dan disembelihlah leher adiknya itu. Kemudian dia merasa ketakutan setelah melihat darah mengucur keluar, dan langsung lari ke bukit. Di sana sang kakak dimakan oleh serigala. Ayahnya langsung pergi mencari dan tidak berhasil kembali ke rumah. Karena bukit itu memang banyak binatang buas.

Nah, ketika aku letakkan bayiku untuk keluar sebentar, tiba-tiba ia merangkak menuju ke sebuah panci yang berisi air panas, ditariknya panci tersebut dan tumpah terkena ke badannya. Dan kini aku tinggal sebatang kara di antara mereka semua."

Abu Hassan bertanya lagi, "Bagaimana kesabaranmu menghadapi semua musibah yang sangat hebat itu?"

Wanita itu menjawab, "Tiada seorang pun yang dapat membedakan antara sabar dengan mengeluh melainkan ia menemukan di antara keduanya ada jalan yang berbeda. Sabar dengan memperbaiki semuanya, Insya Allah akan berdampak positif. Karena Allah akan memberi keindahan setelah kesulitan. Pahala pun berdatangan. Namun jika mengeluh, maka tidak akan mendapat apa-apa, yang ada malah dosa.”

Hmmm, menurutku ini adalah salah satu cerita yang bisa kita pelajari. Lebih bersabar dan tidak mengeluh dengan apa yang sudah Allah tetapkan. Tidak banyak mengutuk karena penderitaan silih berganti berdatangan, tanpa diundang. 

Mengeluh, termasuk perbuatan yang tidak disukai oleh Islam. Rasulullah SAW bersabda: "Tiga macam tanda kekafiran terhadap Allah; merobek baju, mengeluh dan menghina nasab orang."  

“Sesungguhnya jika Allah akan mencintai suatu kaum, maka Dia akan memberikan ujian kepada mereka. Barang siapa yang bersabar, maka kesabaran itu bermanfaat baginya. Dan barang siapa marah (tidak sabar) maka kemarahan itu akan kembali padanya.” (HR. Ahmad dan at-Tirmidzi, Ibnu Muflih berkata, “Isnad hadits ini baik”)
Rasulullah Saw bersabda: “Ada tiga hal yang termasuk pusaka kebajikan, yaitu merahasiakan keluhan, merahasiakan musibah dan merahasiakan shadaqah." (HR. Ath-Thabrani)


Alhamdulillah, masih diberikan kesempatan untuk mengkaji kalam-Nya. Bahwa mengeluh memang tidak disukai oleh Allah Sang Pencipta. Apalagi dituangkan di sosial media, bikin orang-orang yang bacanya ikutan sedih juga. Membaca rangkaian keluhan yang tidak ada ujungnya. Yuk berlatih kesabaran! Dont complain! Karena kunci kebahagiaan adalah bersyukur dan bersabar. 



Yuk berlatih kesabaran! Dont complain!, melatih kesabaran, artikel tentang kesabran, dmasiv jangan menyerah, jangan menyerah kawan, hidup adalah perjuangan, Ella Nurhayati, http://kataella.blogspot.com, menulis setiap hari

2 komentar:

  1. Yups masya Allah.. terima kasih telah diingatkan mbak ^ ^

    BalasHapus
  2. masya Allah.. makasih udah diingetin, mba :)

    BalasHapus