Bismillah...
Ada yang bilang istri idaman tuh harus jago masak. Berarti cari chef aja. Hehe. Dijamin bakalan dimasakin yang enak-enak tiap hari. Eits, bukan itu yang terpenting. Suami lebih suka istri yang bisa membuatkan makanan kesukaannya. Walau pun enggak jago masak *kayak aku dong* tapi Alhamdulillah aku bisa menyiapkan masakan kesukaan bang Syaiha *ciyee yang bener?*
So, buat calon istri, atau para istri yang belum pintar masak, jangan minder kalau nggak bisa masak. Tapi diusahakan harus belajar ya, biar bisa masak yang dasar-dasar. Seperti numis menumis, bikin bumbu dasar, dan banyak lagi. Banyak kok buku resep yang bagus, di internet juga bejibun aneka resep yang kita mau. Jadi buat jaga-jaga kalau nanti suamimu minta menu masakan yang aneh-aneh.
Berdoa aja supaya suami doyannya yang simpel-simpel, nih contohnya bang Syaiha. Lelaki berperawakan tidak kurus itu makanan kesukaannya nggak ribet. Gampang dibuat. Cuma ada satu aja sih yang baru berhasil coba resepnya. Itu lho, ayam crispy. Yang lainnya mah cingcay *mulai sombong dan kelewat pede*
Lengkapnya apa aja? Nih simak yaaa...
1. Telur dadar
Aduh, bersyukur deh bang Syaiha nggak bisulan. Hehe. Doyannya telur dadar, bo. Kolestrolnya juga normal. Cuma ngeri-ngeri sedap aja. Kami tuh berdua, sebulan bisa habis 3 kilo gram telur. Malah lebih. Sama-sama pecinta telur. Tapi kalau aku lebih suka rebusnya *nggak ada yang nanya*.
Bang Syaiha tuh sukanya di dadar polos, alias tanpa campuran apa-apa. Nah kalau aku pribadi sih, telur dadar lebih suka diaduk pake campuran. Misalnya daun bawang, bawang putih, cabai, ikan atau apa aja yang bisa dicampurkan. Nah kalau bang Syaiha gitu aja. Telur plus garam sedikit, tok.
Enak kan masaknya? Tinggal panasin minyak, kocok-kocok telur, goreng, beres deh! Hehehe. Suamiku emang nggak ngerepotin.
2. Sambal
Orang Sumatera emang terkenal dengan kuat pedasnya. Jadi kebayang kan pas nikah sama aku yang orang Sunda, dan kebetulan kurang suka pedas. Sekarang hasilnya seimbang. Bang Syaiha sudah berkurang selera level kepedasannya, aku jadi naik level. Jadi kami ketemu di tengah-tengah level *ngomongin apasih? Kok pake level-level*
Rasanya kalau makan tanpa ada rasa pedas, nggak nampol. Itulah aku sekarang. Ketularan suka pedas. Lha wong tiap hari masaknya sambal terus. Suamiku suka sekali dengan semua jenis sambal. Sambal terasi, sambal goreng bawang, sambal goang *sambal mentah*, dan sambal pecel. Seru deh kalau lihat bang Syaiha makan pake sambal, menikmati banget. Hehe. Aku pun tak kalah seru, soalnya bisa sambil ngeces-ngeces. Hahaha.
3. Tempe
Kalau tempe semua olahannya suka. Akusih lebih sering masak orek tempe atau tempe goreng tepung. Bisa-bisa habis banyak kalau dikasih makanan kaya protein ini. Tempe holic banget deh pokoknya.
4. Ayam Crispy
Nah, ininih menu masakan kesukaan suamiku yang paling rempong. Sudah beberapa kali mencoba resep. Di awal-awal pernikahan masih ngaco hasilnya, tapi Alhamdulillah sekarang sudah bisa dong*iyey*. Sebenarnya gampang, tapi prosesnya itu yang lama. Apalagi gorengnya harus deep frying *ngabisin minyak*. Ehtapi harus pake tekhnis yang tepat, agar ayam crispy-nya enak dan mirip seperti yang dijual di luar. Lihat resepnya DI SINI.
So, sekarang, yang harus dilakukan adalah; belajar masak makanan kesukaan suami. Kalau suami sukanya yang ribet, pura-pura nggak tahu aja. Hehehe. Enggak ding, terus belajar aja. Insya Allah berpahala. Yang belum nikah, berdoa deh semoga suaminya nanti enggak suka makanan yang aneh-aneh.
Akan sia-sia jika seorang istri jago masak. Mahir membuat kue-kue enak, tapi tidak pernah membuatkan makanan kesukaan suami tercinta. Kecuali memang tidak bisa, lain perkara. Selamat memasak dan mencoba! Semoga suami bahagia, dengan masakan istri tercinta.
Jumat, 8 April 2016
1.48 a.m









